Apa Saja Gejala Keadaan Void?

Meskipun orang-orang yang mengalami kondisi kosong memiliki pengalaman yang berbeda, mereka memiliki beberapa karakteristik yang sama. Kami mengumpulkan semua ini dan menyajikannya kepada Anda:

1. Gejala Mental

a) Menghentikan Aliran Pikiran

  • “Suara batin” pikiran yang selalu ada terasa sangat hening atau sangat melambat.
  • Pikiran dibiarkan datang dan pergi tetapi tidak berhenti.
  • Hal ini ditandai dengan perasaan “berada di ruang hampa” atau “tidak memikirkan apa pun”.

b) Hilangnya Persepsi Waktu

  • Kesadaran akan berlalunya waktu mungkin hilang.
  • Menit mungkin terasa seperti jam atau jam seperti menit.
  • Konsep masa lalu dan masa depan menjadi tidak relevan, yang ada hanyalah momen “sekarang”.

c) Hilangnya Ego atau Melemahnya Rasa Identitas

  • Rasa “aku” melemah; seseorang merasa terisolasi dari tubuh dan identitas pribadinya.
  • Hal ini dapat dirasakan sebagai satu kesatuan dengan kesadaran yang lebih luas atau energi universal.

d) Perasaan Tenang dan Damai yang Mendalam

  • Ada ketenangan pikiran dan emosi yang luar biasa.
  • Keadaan ketenangan ini menciptakan keadaan bebas sepenuhnya dari rasa khawatir, takut, atau bingung.

2. Gejala Fisik

a) Perasaan Ringan atau Berat

  • Mungkin Anda merasa bahwa tubuh terasa terlalu ringan atau terlalu berat.
  • Perasaan ini dapat menyebabkan perasaan bahwa batas-batas tubuh menghilang atau meluas.

b) Perasaan seolah-olah tubuh tidak ada

  • Kehadiran tubuh fisik mungkin tidak terasa atau mungkin terasa terpisah dari tubuh.
  • Tangan, kaki atau anggota tubuh lainnya dapat menjadi mati rasa atau merasa seolah-olah dipenuhi dengan energi yang tidak ada.

c) Sensasi Aliran Energi atau Getaran

  • Getaran ringan, kesemutan atau gelombang energi terasa di dalam tubuh.
  • Sensasi ini bisa sangat kuat di telapak tangan, mahkota kepala (cakra mahkota) atau tulang belakang.

d) Pernapasan yang dalam dan lambat

  • Proses pernapasan secara otomatis melambat dan menjadi lebih dalam.
  • Nafas menjadi terkontrol secara tidak sadar dan bernafas menjadi sebuah ritme meditasi.

3. Gejala Mental

a) Rasa Kesatuan dan Integritas

  • Seseorang merasa menjadi bagian dari alam semesta dan merasakan adanya hubungan dengan segala sesuatu.
  • Perasaan “menjadi satu dengan semua keberadaan” atau “menyatu dengan esensi segala sesuatu” adalah hal yang umum.

b) Perluasan Kesadaran

  • Ada rasa perluasan, ketidakterbatasan, atau kekosongan yang tak terbatas pada tingkat kesadaran.
  • Hal ini dapat menghasilkan perasaan menjadi bagian dari medan energi yang lebih besar atau medan kesadaran kolektif.

c) Rasa Kebijaksanaan atau Inspirasi yang Mendalam

  • Perasaan dipenuhi dengan kebijaksanaan atau pemahaman yang tidak dapat dijelaskan.
  • Biasanya tiba-tiba menemukan jawaban atas masalah yang sebelumnya tidak terpecahkan atau mendapatkan wawasan tentang makna kehidupan.

d) Perasaan Cinta atau Rasa Syukur yang Intens

  • Ada rasa cinta yang mendalam dan rasa syukur atas segala sesuatu.
  • Perasaan cinta ini bisa ditujukan kepada diri sendiri, orang lain, atau alam semesta.

4. Gejala-gejala Emosional

a) Netralitas dan Keseimbangan Emosi

  • Selama Void State, emosi dirasakan sebagai sesuatu yang sementara dan tidak penting.
  • Emosi seperti kegembiraan, kesedihan, kemarahan diamati sebagai mati rasa.

b) Ledakan Emosi Sesaat

  • Beberapa orang mungkin merasakan intensifikasi perasaan yang tiba-tiba seperti kebahagiaan atau kedamaian yang mendalam selama Void State.
  • Terutama di akhir proses trance, mungkin ada perasaan cinta atau kedamaian yang intens.

c) Tidak Adanya Rasa Takut atau Khawatir

  • Anda mungkin menyadari bahwa rasa cemas atau takut telah hilang sama sekali.
  • Keadaan ini memberikan rasa kebebasan dan keamanan yang mendalam.

5. Tanda-tanda Umum Memasuki Keadaan Kosong

  1. Keheningan Mental: Pikiran secara bertahap mulai berkurang dan menghilang sepenuhnya.
  2. Merasakan Energi dalam Tubuh: Getaran energi terlihat jelas di tangan, kaki, atau bagian tubuh lainnya.
  3. Kelopak Mata Berkedip-kedip: Ketika kelopak mata tertutup, sedikit getaran atau kedutan pada mata dapat terjadi.
  4. Terbukanya Kesadaran: Seseorang merasa terhubung dengan alam semesta atau kesadaran yang lebih tinggi.
Tinggalkan Komentar