Fotokinesis adalah pengendalian cahaya. Ini adalah sub-cabang dari telekinesis dan melibatkan manipulasi cahaya menggunakan energi untuk mengubahnya.
Apa yang dimaksud dengan Fotokinesis?
Fotokinesis adalah kendali atas cahaya, mengubahnya menjadi bentuk yang diinginkan dan mendapatkan dominasi atasnya.
Dengan fotokinesis, tidak hanya memungkinkan untuk mengubah cahaya yang ada, tetapi juga untuk membedakan sifat dasar cahaya dengan menciptakan cahaya dari ketiadaan.
Bagaimana Fotokinesis Terjadi?
Cahaya adalah radiasi elektromagnetik dari spektrum elektromagnetik yang dipersepsikan oleh mata manusia. Istilah ini, yang juga disebut sebagai energi cahaya, merambat sebagai gelombang.
Fotokinesis dapat mengendalikan gelombang cahaya dengan bantuan energi chi di dalam tubuh. Dalam beberapa catatan, dikatakan juga bahwa fenomena ini diwujudkan melalui kekuatan otak atau kekuatan jiwa, bukan energi chi.
Fotokinesis dapat berhasil dilakukan melalui visualisasi, latihan rutin, dan fokus pada satu pikiran.
Apa yang dapat dilakukan dengan fotokinesis?
Berkat kekuatan pikiran, berbagai perubahan dapat dilakukan pada cahaya dengan fotokinesis dan manfaatnya dapat dicapai sesuai keinginan. Sebagian di antaranya adalah:
- Memanjangkan, memperpendek, mempersempit dan melebarkan cahaya,
- Menambah atau mengurangi cahaya dengan mengubah intensitas cahaya,
- Mengontrol pergerakan cahaya,
- Menyediakan tembus pandang dengan mencegah sinar terdeteksi oleh mata makhluk hidup,
- Untuk menerangi lingkungan yang gelap,
- Ini adalah perubahan cahaya yang dirasakan untuk memungkinkan melihat materi yang tidak ada.
Bagaimana Fotokinesis Dilakukan?
Fotokinesis diwujudkan melalui pengendalian energi tubuh oleh pikiran. Siapa pun yang cukup fokus dan dapat mengendalikan energi dapat melakukan fotokinesis. Anda dapat membuat teknik Anda sendiri dan melakukan fotokinesis berdasarkan studi kasus yang akan kami bagikan:
Langkah 1: Tenangkan Pikiran Anda
Tarik dan buang napas dalam-dalam selama beberapa saat. Jernihkan pikiran Anda dengan berfokus pada pernapasan Anda. Lakukan hal ini sampai Anda merasa bahwa pikiran Anda siap untuk mulai berlatih. Jika Anda tidak dapat menyingkirkan pikiran-pikiran yang tidak perlu, Anda tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal dari latihan Anda.
Langkah 2: Rasakan Energi Mengalir Melalui Tubuh Anda
Untuk mengendalikan energi, pertama-tama Anda harus bisa merasakannya. Berdiri diam dan fokus pada pernapasan Anda sudah cukup untuk merasakan energi. Setelah Anda merasakan energinya, lanjutkan ke langkah berikutnya.
Langkah 3: Fokus pada Sumber Cahaya
Fokuslah sejenak, lihatlah cahaya dari bola lampu atau lilin. Rasakan gelombang cahaya dari sumber cahaya mencapai mata Anda dan membentuk sebuah gambar. Pahami dampak cahaya dengan menyatu dengan energinya.
Langkah 4: Menambah atau Mengurangi Cahaya
Bayangkan bahwa cahaya yang Anda rasakan melalui mata Anda diubah oleh energi Anda. Bayangkan energi yang keluar dari tubuh Anda mencapai sumber cahaya dan mengubahnya. Tergantung pada preferensi Anda, Anda dapat mengurangi cahaya dengan membayangkannya menjadi lebih redup. Atau Anda dapat meningkatkan cahaya dengan membayangkan sumber cahaya bersinar seperti matahari.
Teknik Fotokinesis
Teknik fotokinesis adalah cara Anda bisa mengendalikan cahaya dengan membayangkannya. Sebagai contoh, membayangkan bahwa cahaya bersinar seperti matahari untuk meningkatkan cahaya, membayangkan bahwa cahaya mulai meredup untuk mengurangi cahaya, membayangkan bahwa cahaya berubah arah untuk mengubah pergerakan cahaya adalah teknik yang terkait.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari latihan ini, sangatlah penting bagi Anda untuk tidak hanya menerapkan teknik yang disebutkan, tetapi juga menciptakan teknik Anda sendiri. Dengan mengembangkan metode yang sesuai untuk Anda dan Anda senang membayangkannya, Anda bisa menciptakan teknik khusus dan memastikan bahwa karya Anda diselesaikan dengan sukses besar.
